Bandar Seri Putra, Bangi Selangor

The Man From Nowhere (2010)

An ex-special agent CHA Tae-shik's only connection to the rest of the world is a little girl, So-mi, who lives nearby. Her mother, Hyo-jeong smuggles drugs from a drug trafficking organization and entrusts Tae-shik with the product, without letting him know. The traffickers find out about her smuggling and kidnap both Hyo-jeong and So-mi. The gang promises to release them if Tae-shik makes a delivery for them, however it actually is a larger plot to eliminate a rival drug ring leader. When Hyo-jeon's disemboweled body is discovered, Tae-shik realizes that So-mi's life may also be in danger. Tae-shik becomes enraged at the prospect that So-mi may already be dead and prepares for a battle, putting his own life at risk.

Haq (2010) PPVRip 700MB - Mediafire Link

Please Click the Title for Free Download. U also can download others movie there.

Khurafat 2011 - Mediafire Link

Filem ini mengisahkan tentang Johan yang bekerja sebagai salah seorang pembantu perubatan dan baru sahaja berkahwin dengan seorang wanita bernama Aishah. Pada permulaannya mereka hidup bahagia tetapi hari demi hari kebahagiaan mereka mula terhakis dek daripada gangguan misteri yang sering mengganggu mereka sepanjang masa.

Sucker Punch (2011) - Mediafire

A young girl is institutionalized by her wicked stepfather. Retreating to an alternative reality as a coping strategy, she envisions a plan which will help her escape from the facility.

World Invasion: Battle Los Angeles (2011) DVDrip-XViD - Mediafire

For years, there have been documented cases of UFO sightings around the world – Buenos Aires, Seoul, France, Germany, China. But in 2011, what were once just sightings will become a terrifying reality when Earth is attacked by unknown forces. As people everywhere watch the world’s great cities fall, Los Angeles becomes the last stand for mankind in a battle no one expected. It’s up to a Marine staff sergeant (Eckhart) and his new platoon to draw a line in the sand as they take on an enemy unlike any they’ve ever encountered before.

I Am Number Four (2011) Exclusive Clip 720p HD Trailer Mediafire

Three are dead. He is Number Four. D.J. Caruso (“Eagle Eye,” “Disturbia”) helms an action-packed thriller about an extraordinary young man, John Smith (Alex Pettyfer), who is a fugitive on the run from ruthless enemies sent to destroy him. Changing his identity, moving from town to town with his guardian Henri (Timothy Olyphant), John is always the new kid with no ties to his past. In the small Ohio town he now calls home, John encounters unexpected, life-changing events—his first love (Dianna Agron), powerful new abilities and a connection to the others who share his incredible destiny.

Beastly (2010) 450MB Mediafire

Seventeen year old Kyle (Alex Pettyfer) is the spoiled, shallow and incredibly popular prince of his high school kingdom. Entirely captivated and empowered by his own physical appearance, Kyle foolishly chooses Kendra (Mary-Kate Olsen), a witch masquerading as a high school student, as his latest target for humiliation. Unfazed by his cruel behavior, Kendra decides to teach him a lesson – she transforms him into someone as unattractive on the outside as he is on the inside. Now he has one year to find someone who can see past the surface and love him, or he will remain “Beastly” forever. His only hope, a quiet classmate he never noticed named Lindy (Vanessa Hudgens), may be his best chance to prove that love is never ugly..

Elite Squad 2 (2010) Download Mediafire

Thе Elite Squad 2 рƖοt resolves around thе maturing Lt Col. Nascimento, whο, аftеr a disastrous BOPE operation οn a prison riot, gets caught іn a bloody political dispute thаt involves nοt οnƖу thе Public Safety Departament, thе State governor аnԁ State Military Police, bυt аƖѕο paramilitary groups known аѕ milícias. Thе movie аƖѕο shows thе family issues οf Nascimento, wіth hіѕ now adolescent son gradually moving away frοm hіm due tο hіѕ job аnԁ thе influence οf hіѕ stepfather.

3 Hati 2 Dunia 1 Cinta (2010) DVDRip

Rosid, pemuda muslim yang idealis dan terobsesi menjadi seniman besar seperti WS Rendra. Gaya seniman Rosid dengan rambut kribonya membuat Mansur, sang ayah, gusar karena tidak mungkin bagi Rosid untuk memakai peci. Padahal peci—bagi Mansur—adalah lambang kesalehan dan kesetiaan kepada tradisi keagamaan. Bagi Rosid, bukan sekadar kribonya yang membuatnya tidak mungkin memakai peci, melainkan karena Rosid tidak ingin keberagamaannya dicampur-baur oleh sekadar tradisi leluhur yang disakralkan.

Bruce Lee My Brother (2010) Mediafire

The life story of martial arts icon and actor Bruce Lee. .

Zeitgeist: Moving Forward (2011)

A feature length documentary work which presents a case for a needed transition out of the current socioeconomic monetary paradigm which governs the entire world society. This subject matter will transcend the issues of cultural relativism and traditional ideology and move to relate the core, empirical "life ground" attributes of human and social survival, extrapolating those immutable natural laws into a new sustainable social paradigm called a "Resource-Based Economy"..

Please Click Below For Join Make Money & Rewards

Monday, March 21, 2011

0
Komen

‘Kalah’ Melawan Al-Quran, Dr Jeffrey Lang Menerima Islam

Sumber : zharifalimin.blogspot.com

Sejak kecil Dr Jeffrey Lang dikenali dengan sifat ingin tahu. Beliau kerap menanyakan logiknya sesuatu dan mengkaji apa pun berdasarkan perspektif rasional.


Ayah, ayah percaya syurga itu wujud?” tanya Jeffrey sewaktu ia kecil kepada ayahnya tentang kewujudan syurga, ketika kedua-duanya berjalan bersama anjing peliharaan mereka di pantai.

Ketika menjadi siswa tahun akhir di Notre Dam Boys High, sebuah sekolah Katholik, Jeffrey Lang memiliki beberapa penolakan rasional terhadap keyakinan akan kewujudan Tuhan. Perbincangannya dengan pendita sekolah, orang tuanya, dan rakan sekelasnya tak mampu memuaskannya tentang kewujudan Tuhan. “Tuhan akan membuatmu tertunduk, Jeffrey!” kata ayahnya ketika ia membantah kewujudan Tuhan ketika usianya 18 tahun.

Ia akhirnya memutuskan untuk menjadi atheis pada usia 18 tahun. Ketika sebelum atau sesudah memutuskan menjadi atheis, Jeffrey Lang mengalami satu mimpi. 




Berikut cerita Jeffrey Lang tentang mimpinya itu: Kami berada dalam sebuah ruangan tanpa sebarang perabot. Tak ada apa pun di dinding ruangan itu yang berwarna putih kelabu.


Satu-satunya ‘hiasan’ adalah permaidani berwarna merah-putih yang menutupi lantai. Ada sebuah jendela kecil, seperti jendela ruang bawah tanah, yang terletak di atas dan menghadap ke kami. Cahaya terang mengisi ruangan melalui jendela itu.

Kami membentuk barisan. Saya berada di barisan ketiga. Semuanya lelaki, tak ada wanita, dan kami semua duduk di lantai di atas tumit kami, menghadap ke arah jendela.

Terasa asing. Saya tak mengenali seorang pun. Mungkin, saya berada di sebuah negara lain. Kami menunduk serentak, muka kami menghadap lantai. Semuanya tenang dan hening, bagaikan semua suara dimatikan. Kami serentak kembali duduk di atas tumit kami. Saat saya melihat ke depan, saya sedar yang kami dipimpin oleh seseorang di depan yang berada di sisi kiri saya, di tengah kami, di bawah jendela. Ia berdiri berseorangan di hadapan. Saya hanya dapat melihat sekejap bahagian punggungnya. Ia memakai jubah putih panjang. Ia memakai seakan topi putih di kepalanya, dengan corak merah. Ketika itulah saya terbangun.

Sepanjang sepuluh tahun menjadi atheis, Jeffrey Lang beberapa kali mengalami mimpi yang sama. Bagaimanapun, ia tak terganggu dengan mimpi itu. Ia hanya merasa tenang ketika tersedar dari tidur. Satu perasaan tenang yang aneh. Ia tak tahu apa itu.

Sepuluh tahun kemudian, ketika pertama kali memberi kuliah diUniversity of San Francisco, dia bertemu pelajar Muslim yang mengikuti kelasnya. Tak hanya dengan itu, Jeffrey menjadi rapat dengan pelajar tersebut dan mengenali keluarga pelajar itu. Agama bukan menjadi topik perbahasan ketika Jeffrey menghabiskan waktu dengan keluarga pelajar tersebut. Lama selepas itu, salah satu anggota keluarga pelajar tersebut memberikan Al-Quran kepada Jeffrey.

Sekalipun tidak berniat untuk mengenali Islam, Jeffrey mula menyelak Al-Quran dan membacanya. Waktu itu kepalanya dipenuhi berbagai prasangka.

“Anda tak boleh hanya membaca Al-Quran, tidak boleh jika anda tidak menerimanya secara serius. Anda harus, pertama, memang benar-benar telah menyerah kepada Al-Quran, atau kedua, ‘menentangnya’,” ungkap Jeffrey.

Ia kemudian merasakan dirinya berada di tengah-tengah pergelutan yang sangat menarik. “Ia (Alquran) ‘menyerang’ diri anda secara langsung, begitu peribadi. Al-Quran akan berdebat, mengkritik, memalukan, sekaligus mencabar anda. Sejak awal ia (Al-Quran) menggariskan satu garis perang, dan saya berada di wilayah yang bertentangan.”


“Saya menderita kekalahan yang parah (dalam pergelutan). Dari situlah, jelas bahawa 'Penulis' (Al-Quran) mengenali diri saya lebih baik daripada saya mengenali diri saya sendiri,” kata Jeffrey. 




Jeffrey 

mengatakan seakan Penulisnya dapat membaca fikirannya. Setiap malam 


Jeffrey memikirkan 

sejumlah pertanyaan dan persoalan, namun selalu menjumpai jawapannya pada bacaan berikutnya, seiring ia membaca halaman demi halaman 

Al-Quran 


secara berurutan.


“Al-Quran selalu melangkaui pemikiran saya. Ia menghapuskan halangan yang telah saya hadapi bertahun-tahun lalu dan menjawab persoalan saya.” Jeffrey cuba melawan dengan keras dengan pertanyaan, namun semakin jelas ia kalah dalam pergelutan. “Saya dibawa ke sudut di mana tak ada lain selain satu pilihan.”

Al-Quran membawa Jeffrey ke sudut di mana tak ada lain selain satu pilihan

Ketika itu, pada awal 1980-an tak ramai Muslim di kampusnya, University of San Fransisco. Jeffrey mendapati terdapat sebuah ruangan kecil di basement sebuah gereja di mana mahasiswa Muslim menunaikan solat. Selesai pergelutan panjang di dalam dirinya, ia memberanikan diri untuk mengunjungi tempat itu.

Beberapa jam mengunjungi tempat itu, ia mengucap dua kalimah syahadat. Selesai syahadat, waktu solat zuhur tiba dan dia pun diundang untuk menyertainya. Jeffrey berdiri dalam barisan dengan para mahasiswa lainnya, dipimpin imam yang bernama Ghassan. Jeffrey mulai mengikuti mereka solat berjamaah.

Jeffrey ikut bersujud. Kepalanya berada di atas karpet merah-putih. Suasananya tenang dan hening, bagaikan semua suara dimatikan. Ia lalu kembali duduk di antara dua sujud.

“Waktu saya melihat di hadapan, saya melihat Ghassan, di sisi kiri saya, di tengah-tengah, di bawah jendela yang menerangi ruangan dengan cahaya. Dia sendirian, tanpa barisan. Dia mengenakan jubah putih panjang. Kain putih menutup kepalanya, dengan corak merah.”


“Mimpi itu! Saya berteriak di dalam hati. Mimpi itu, sebijik! Saya telah benar-benar melupakannya, dan sekarang saya kaku dan takut. Apakah ini mimpi? Apakah saya akan terbangun? Saya cuba memberi perhatian dan fokus apa yang terjadi untuk memastikan adakah saya tidur. Rasa dingin mengalir pantas ke seluruh tubuh saya. Ya Tuhan, ini benar dan bukan mimpi! Lalu rasa dingin itu hilang, berganti dengan rasa hangat yang datang dari dalam. Air mata saya bercucuran.”


Ucapan ayahnya sepuluh tahun dulu terbukt benari. Ia kini berlutut, dan wajahnya berada di atas lantai. Bahagian tertinggi otaknya yang selama ini berisi banyak pengetahuan kini berada di titik terendah, dalam sebuah penyerahan diri kepada Allah SWT.

Jeffrey Lang merasa Tuhan sendiri yang membawanya kepada Islam. “Saya tahu Tuhan itu selalu dekat, mengarahkan hidup saya, menciptakan ruangan dan kesempatan untuk memilih, namun tetap meninggalkan pilihan terakhir di tangan saya,” ujar Jeffrey kini.

Jeffrey kini menjadi professor jurusan matematik University of Kansas dan memiliki tiga anak. Jeffrey telah menulis tiga buku yang banyak dibaca oleh Muslim AS: 

Struggling to Surrender (Beltsville, 1994); 

Even Angels Ask (Beltsville, 1997); 

dan Losing My Religion: A Call for Help (Beltsville, 2004). Ia memberi kuliah di banyak kampus dan menjadi pembicara di banyak confereance Islam.

Jeffrey memiliki tiga anak, dan bukan sesuatu yang pelik jika anaknya memiliki rasa ingin tahu yang sama. Jeffrey kini harus menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang sama yang dulu ia lontarkan kepada ayahnya. Suatu hari Jeffrey ditanya oleh anak perempuannya yang berusia lapan tahun, Jameelah, selesai mereka solat Asar berjamaah. “Ayah, mengapa kita solat?”

“Pertanyaannya mengejutkan saya. Tak sangka soalan itu keluar dari mulut anak yang berusia lapan tahun. Saya tahu jawapan yang paling jelas, bahawa Muslim diwajibkan solat. Tapi, saya tidak ingin bercerita pengalaman dan keuntungan dari solat. Bagaimana pun, selesai menyusun jawaban di kepala, saya memulai dengan, ‘Kita solat kerana Tuhan ingin kita melakukannya’,”

“Tapi kenapa, ayah, apa akibat dari solat?” Jameela kembali bertanya. “Sukar menjelaskan kepada anak kecil. Suatu hari, jika kamu melakukan solat lima waktu tiap hari, saya yakin kami akan memahami, namun ayah akan cuba yang terbaik untuk menjawan pertanyaan kamu.”

‘Dengar sini anak ayah. Tuhan itu sumber kesemua perasaan kasih sayang, cinta, pemurah dan hikmah terhadap segala keindahan — yang kita alami dan rasai. Seperti matahari sumber cahaya yang kita lihat pada siang hari, Tuhan ada sumber kepada semua ini dan banyak lagi. Justeru, kasih sayang yang ayah rasakan untukmu, adik-adikmu, dan ibumu kesemuanya datang dari Allah. Kita tahu Allah itu Pengasih dan Penyayang melalui segala pemberianNya kepada kita di dalam hidup ini. Tetapi hanya di dalam solat, kita dapat merasakan kasih sayang, pemurahnya Allah, dan nikmat pemberianNya itu di dalam cara yang teramat istimewa, di dalam cara yang amat kukuh.

Misalnya, anak ayah tahu yang ibu dan ayah ini mengasihimu dengan cara kami berdua mengambil berat terhadapmu. tetapi hanya apabila kami memeluk dan menciummu, anakku akan dapat merasakan betapa sayangnya kami terhadapmu. Begitulah, kita tahu Allah menyayangi kita semua dan pemurahnya Dia kerana menjagai kita. Namun hanya pada waktu kita solat, kita dapat merasakan cintaNya itu terlalu benar dan istimewa.’

‘Apakah solat itu menjadikan ayah seorang ayah yang lebih baik?’ Dia bertanyaku.

‘Ayah harap begitu dan ayah harap dapat berfikir begitu, kerana apabila seseorang itu telah "disentuh" dengan kasih sayang Tuhan di dalam solat, ia terlalu indah dan kuat ikatannya, sehinggakan seseorang itu merasakan ingin rkongsikannya dengan mereka yang ada disekelilingnya, terutama kepada ahli keluarganya. Kadang-kala, selepas penat bekerja seharian, ayah merasa keletihan dan ayah ingin bersendirian. Tetapi jika ayah dapat merasai kasih sayang Allah di dalam solat, ayah akan segera teringat dan melihat ahli-ahli keluarga ayah dan mengingatkan betapa besarnya pemberian Allah menghadiahkan dirimu kepada ayah, dan kesemua cinta dan kasih sayang yang ayah perolehi kerana menjadi ayahmu dan suami kepada ibumu. Ayah tak kata ayah ini seorang yang sempurna, namun ayah percaya ayah tak mungkin menjadi ayah yang baik tanpa solat.

‘Saya faham apa yang ayah maksudkan,’ jawab Jameelah.

Kemudian dia memeluk saya dan berkata, ‘Dan saya sayang sangat kat ayah!’

‘Ayah pun sayang padamu.’

Sunday, March 20, 2011

0
Komen

Kekejaman Yang Tidak Sanggup Ditonton


Hilangnya sifat kemanusiaan dan digantikan dengan sifat kesyaitanan

Video ini mengandungi kekejaman yang di luar batas kemanusiaan dan golongan yang lemah semangat/ mempunyai sifat kasihan yang tinggi tidak digalakkan menontonnya

0
Komen

Selangor menyediakan pinjaman pelajaran tanpa faedah


TAWARAN PINJAMAN PELAJARAN KERAJAAN NEGERI SELANGOR
SESI PERTAMA TAHUN 2011


Pemohon adalah dipelawa untuk memohon Pinjaman Pelajaran Negeri Selangor dan Pinjaman Pelajaran Tenaga Mahir ‘Fast Track’ bagi mengikuti pengajian di Institusi Pengajian Tinggi Awam (IPTA)/ Institut Pengajian Tinggi Swasta (IPTS) tempatan yang diiktiraf oleh Kerajaan secara Sepenuh Masa bagi Sesi Pertama Tahun 2011 bermula pada
31 Januari 2011 (Isnin).

SYARAT-SYARAT KELAYAKAN PERMOHONAN
1. Pemohon mestilah terdiri daripada Rakyat D.Y.M.M. Sultan Selangor Darul Ehsan yang
memenuhi kriteria-kriteria seperti berikut:
(i) Pemohon lahir di Negeri Selangor; atau
(ii) Ibu atau Bapa pemohon lahir di Negeri Selangor; atau
(iii) Pemohon lahir di Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur sebelum 1 Februari1974; atau
(iv) Pemohon telah bermastautin lebih dari lima (5) tahun di Negeri Selangor dengan pengesahan daripada ADUN/ Penghulu/ Pengerusi JKKK/ Ketua Kampung.
2. Tawaran ini adalah terbuka bagi peringkat pengajian seperti berikut:
(i) Pinjaman Pelajaran Negeri Selangor:
Semua bidang pengajian peringkat Ijazah Sarjana Muda/ Diploma di Institusi Pengajian Tinggi Awam (IPTA)/ Institusi Pengajian Tinggi Swasta (IPTS) tempatan yang diiktiraf oleh Kerajaan serta pengajian peringkat Sijil di Politeknik/ Kolej Komuniti (tidak termasuk Matrikulasi/ Kursus Persediaan/ Tahun Asas/ ALevel/ACCA/ Ijazah Lanjutan).

(ii) Pinjaman Pelajaran Tenaga Mahir ‘Fast Track’ Negeri Selangor:
Bidang kemahiran dan teknikal peringkat Sijil di IPTS tempatan yang diiktiraf oleh Kerajaan bagi pengajian dalam tempoh kurang dari satu (1) tahun sahaja.

3. Pemohon juga mestilah memenuhi syarat-syarat kelayakan akademik seperti berikut:
Peringkat Pengajian Kelayakan Akademik Ijazah Pertama Memperolehi kelayakan Sijil Tahun Asas/ Pra-Ijazah/ Matrikulasi/ Diploma dengan kelulusan PNGK/ CGPA 2.50 ke atas; atau

Memperolehi sekurang-kurangnya empat (4) Gred C dalam mana-mana matapelajaran di peringkat STPM; atau Memperolehi sekurang-kurangnya lima (5) kelulusan (jayyid) dalam mana-mana matapelajaran di peringkat STAM.

Diploma Memperolehi sekurang-kurangnya lima (5) kepujian dalam mana-mana matapelajaran di peringkat SPM; atau Memperolehi kelayakan Sijil dengan kelulusan PNGK/ CGPA 2.50 ke atas.

Sijil (IPTA) Memperolehi sekurang-kurangnya empat (4) kepujian dalam mana-mana matapelajaran di peringkat SPM.
Sijil (bidang kemahiran & teknikal sahaja) Memperolehi sekurang-kurangnya tiga (3) kepujian dalam mana-mana matapelajaran di peringkat SPM;

PROSEDUR PERMOHONAN

1. Borang permohonan berharga RM3.00 boleh diperolehi melalui:
(i) Kaunter: Bahagian Pengurusan Sumber Manusia, Cawangan Biasiswa & Pinjaman Pelajaran, Pejabat Setiausaha Kerajaan Negeri Selangor, Tingkat 3, Bangunan SSAAS, 40503 Shah Alam; atau
(ii) Pos: Dengan mengemukakan sampul surat 16 cm x 23 cm yang dilekatkan dengan setem RM1.00 ringgit beralamat sendiri serta no. telefon untuk dihubungi beserta wang pos/ money order bernilai RM3.00 atas nama Bendahari Kumpulan Wang Biasiswa Negeri Selangor ke alamat seperti yang tersebut di bawah.
Borang-borang permohonan yang telah lengkap diisi hendaklah dihantar terus ke alamat berikut:

Bahagian Pengurusan Sumber Manusia
Cawangan Biasiswa & Pinjaman Pelajaran
Pejabat Setiausaha Kerajaan Negeri Selangor
Tingkat 3, Bangunan Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah
40503 Shah Alam, Selangor Darul Ehsan

2. Tarikh tutup permohonan adalah pada 1 April 2011 (Jumaat). Borang-borang yang diterima selepas tarikh tersebut atau didapati tidak lengkap tidak akan dipertimbangkan. Untuk sebarang pertanyaan dan maklumat lanjut berkenaan permohonan, sila hubungi Urus Setia di talian 03-5544 7480/ 5521 2275.

3. Permohonan yang tidak mendapat sebarang maklumbalas dalam tempoh tiga (3) bulan selepas tarikh tutup permohonan ini adalah dianggap tidak berjaya. Keputusan permohonan boleh disemak melalui laman web rasmi Negeri Selangor www.selangor.gov.my



MUAT TURUN IKLAN TAWARAN SESI 1/2011 VERSI PDF

0
Komen

Syurga di Pintu Neraka

OLeh Azzariyat





Saya teringat sebuah drama melayu yang pernah saya tonton sewaktu kecil dahulu, bertajuk “Syurga Di Pintu Neraka”. Drama ini mengisahkan kehidupan seorang remaja wanita yang hidup bebas berpeleseran dan berkawan dengan ‘mat-mat motor’ (mat rempit mengikut istilah kini). Walaupun acapkali ditegur ibu bapanya, namun dia masih degil dan akhirnya pergaduhan berlaku yang menatijahkan dia lari dari rumah. Dipendekkan cerita akhirnya, suatu hari wanita ini terjebak dengan pengedaran dadah dan ditangkap serta dihukum gantung mandatori. Di dalam penjara, ketika melewati saat-saat akhir hidupnya barulah dia insaf akan segala perbuatannya dan memohon keampunan Allah. Drama berakhir dengan perjalanannya ke tali gantung yang diiringi sendu dan air mata. 



Ketika menjelang raya pula, kita dapat perhatikan lambakan drama yang cuba mempamerkan imej islam tetapi banyak yang berlegar-legar di sekitar corak penceritaan yang serupa. Seseorang itu (tak kira remaja, lelaki, wanita atau orang tua), akan dipamerkan imejnya yang menyimpang dari Islam, kemudian kerana insiden-insiden tertentu beliau insaf kemudian di akhir cerita beliau kembali ke pangkal jalan. Jika drama-drama yang berkisar kasih ibu pula, kebanyakannya akan bercerita tentang anak-anak yang tidak menghargai kasih ibunya dan akhirnya apabila sudah terlewat (ibunya meninggal) barulah anak-anak insaf dan sebagainya.


Saya secara peribadi merasakan, apa yang terpapar dalam drama-drama melayu (meskipun jalan ceritanya cliché) turut menggambarkan realiti umat masa kini. Dewasa ini kita acapkali menolak seruan-seruan untuk kembali kepada Islam dengan pelbagai alasan dan yang paling terkenal, kerana kita merakan masanya belum tiba untuk kita berubah. Belum sampai seru! Mungkin kita mengharapkan kita didatangkan sesuatu insiden khas yang akhirnya Berjaya mengetuk pintu hati kita dan menyebabkan kita bertaubat. Mungkin kerana itu kita tegar menyusur jalan-jalan ke neraka dengan harapan bertemu syurga di akhir perjalanan.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah bagi yang bertemu syurga di pintu neraka.
Jika tidak? Naudzubillah..
Tahu Tapi Tak Mahu

Saya tertarik untuk mengulas kisah-kisah pencari syurga di pintu neraka ini, yang selalu mengharapkan hidayah turun dari langit untuk memimpin mereka ke jalan yang benar. Mereka ini bukanlah orang-orang yang tidak “tahu” akan kebenaran, cuma tidak “mahu” berubah kerana merasakan masanya belum tiba. Kerana mereka ini masih kenal akan Allah cuma liat untuk meninggalkan maksiat.

Kita perhatikan dari sudut solat mereka. Tolak ke tepi mereka yang tidak mengerjakan solat. Soalnya yang bersolat pun masih lagi selesa meletakkan diri di kancah maksiat, dan masih liat walaupun diajak berkali-kali kembali kepada kebenaran, atas alasan yang cukup simple, belum sampai seru! Mengapa?

“Tunjukkan Kami Ke Jalan Yang Lurus”

Sedangkan, dalam solat kita, setiap rakaat kita akan mengulang permohonan minta ditunjukkan jalan yang lurus. Jika sehari solat lima waktu, dan jika secara purata kita baligh sekitar usia 15 tahun dan kini berusia 20 tahun, bermakna kita telah mengulang mohon jalan yang lurus sebanyak lebih kurang 34,675 kali. Namun kenapakah mereka (atau kita) masih lagi terkapar-kapar menunggu seru (hidayah) yang menunjukkan kita jalan yang lurus.
Takkanlah dalam beribu-ribu kali kita berdoa, tak ada satu pun yang Allah dengar. Sedangkan Allah berjanji dalam satu hadis qudsi :

Daripada Abu Dzar Al-Ghifaari r.a., daripada Rasulullah s.a.w. berdasarkan apa yang diriwayatkannya daripada Tuhannya yang Maha Mulia lagi Maha Tinggi bahawasanya ia berfirman: “Wahai hamba-hamba-Ku! Sesungguhnya Aku mengharamkan ke atas diri-Ku kezaliman dan Aku menjadikannya di kalangan kamu sebagai perkara yang diharamkan, maka janganlah kamu saling menzalimi di antara satu sama lain.

Wahai hamba-hamba-Ku! Setiap kamu adalah sesat melainkan sesiapa yang Aku berikan kepadanya petunjuk, maka mintalah petunjuk daripada-Ku nescaya akan-Ku berikan petunjuk kepadamu.

Wahai hamba-hamba-Ku! Setiap kamu adalah lapar melainkan sesiapa yang Aku berikan kepadanya makan, maka mintalah makanan daripada-Ku nescaya akan-Ku berikan makanan kepadamu.

Wahai hamba-hamba-Ku! Setiap kamu adalah bertelanjang kecuali sesiapa yang Aku berikan kepadanya pakaian, maka mintalah pakaian daripada-Ku nescaya akan-Ku berikan pakaian kepadamu.

Wahai hamba-hamba-Ku! Sesungguhnya kalau semua manusia yang terdahulu dan yang terkemudian daripada kamu, dari kalangan manusia ataupun jin, kesemua mereka keadaannya sama dengan hati seorang lelaki yang paling bertaqwa di kalangan kamu, kerajaan-Ku tidak akan bertambah sedikit pun disebabkan perkara tersebut.
Wahai hamba-hamba-Ku! Kiranya semua manusia yang terdahulu dan yang terkemudian dari kamu, dari kalangan manusia ataupun jin, kesemua mereka keadaannya sama dengan hati seorang lelaki yang paling jahat daripada kamu, kerajaan-Ku tidak akan berkurangan sedikitpun disebabkan perkara tersebut.

Wahai hamba-hamba-Ku! Kiranya semua manusia yang terdahulu dan yang terkemudian daripada kamu, dari kalangan manusia atau jin berada di satu tempat, mereka meminta kepada-Ku, lalu Aku berikan kepada setiap orang akan permintaannya, maka perkara tersebut tidak akan mengurangkan apa yang ada pada-Ku melainkan seperti mana berkurangnya air lautan apabila dimasukkan sebatang jarum kemudian dikeluarkan daripadanya.
Wahai hamba-hamba-Ku! Sesungguhnya ia adalah amalan-amalan kamu yang Aku hitungkan untukmu, kemudian Aku sempurnakan balasan kamu disebabkan amalan kamu. Maka sesiapa yang mendapat kebaikan maka hendaklah dia memuji Allah dan sesaipa yang mendapat selain daripada itu, maka janganlah dia mencela kecuali dirinya sendiri.”

-Diriwayatkan oleh Muslim dalam kitab “Berbuat baik” bab “Haram melakukan kezaliman”. Hadis nombor: 2577
Dan dikuatkan pula dengan janji dalam Al-Quran :

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu mengenai Aku maka beritahulah sesungguhnya Aku sentiasa hampir kepada mereka. Aku perkenankan permohonan orang yang berdoa apabila mereka berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka menyahut seruan-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku supaya mereka menjadi baik serta betul”.
[Al-Baqarah 186]

Maha Suci Allah dari segala sifat yang memungkiri janji. Namun mengapakah permohonan-permohonan kita untuk ditunjukkan jalan yang lurus masih lagi tidak berjawab sehingga memampukan kita berhujah dengan selesa, kita belum sampai seru!

“When You Ask, Listen!”

Ada pepatah mengatakan “when you ask, listen!”. Maksudnya apabila kita bartanya (memohon) sesuatu, maka dengarlah jawapannya. Bukankah sangat sombong lagi jahil, serta pelik lagi ajaib, apabila kita bertanya sesuatu kepada seseorang namun kita tidak mahu mendengar jawapannya. Baik tak payah bertanya!

Begitu jugalah dengan Allah, apabila kita memohon ditunjukkan jalan yang lurus, maka dengarkanlah jawapannya daripada Allah. Allah tidak akan menjelma di depan mata kita dan menurap sebuah jalan tar, supaya kita dapat mengatakan inilah jalan yang lurus. Maka bagaimana kita mendengar jawapan Allah? Tentulah melalui perantaraan-perantaraan makhluk-makhluknya.

1) Manusia sekeliling
Selalu kita dikurniakan segolongan manusia di sekeliling kita yang saban masa mengajak kita kepada kebaikan. Namun seringkali juga, kita gagal melihat mereka sebagai jawapan daripada Allah. Selalu kita mencari kelemahan dalam diri mereka untuk kita jadikan hujah sandaran untuk tidak mengikuti kebaikan yang mereka sebarkan.

“alah akak tu pakai je tudung labuh, tapi ber’couple’ jugak”
“macam mana saya nak berubah, senior smart group saya tu cakap pandai, tapi tak turun surau jugak”
“dia tu kat UNISEL nampak je alim, tapi kat rumah Naudzubillah. Macam mana saya nak dengar cakap dia?”
Itulah antara alasan-alasan yang kita sering guna pakai untuk menolak seruan ke arah kebaikan. Jika itulah caranya, kesempurnaan yang anda damba, tunggulah malaikat turun memimpin anda ke arah kebenaran. Meskipun begitu adakah jaminan anda akan berubah? Ataukah anda menambah siri alasan dengan mengatakan “dia malaikat boleh lah buat baik. Senang je tak yah lawan nafsu”. Jadi adakah kesilapannya jatuh pada orang di sekeliling anda sehinggakan anda gagal memandang mereka sebagai ‘jawapan’ yang diutus tuhan? Saya rasakan tidak.

2) Hati
Kunci utamanya letak di hati. Biarpun akal tahu dan bibir mampu bercakap “nak berubah”, tetapi jika hati tidak “mahu” berubah, hantarlah malaikat sekalipun untuk mendakwahkan anda, pasti anda menolaknya. Seperti yang saya pernah nukilkan sebelum ini mengenai tahapan-tahapan hati yang dijangkiti dosa ada empat.

1. Rasa bersalah dengan dosa
2. Rasa biasa dengan dosa
3. Rasa seronok dengan dosa
4. Menjadi pembela/mempromosikan dosa
Memetik kata-kata Syeikh Ibn Ata’illah

“sebahagian tanda matinya hati, iaitu jika tidak merasa sedih kerana tertinggalnya suatu amalan kebaikan, juga tidak menyesal jika terbuat suatu perlanggaran dosa”

Maka apabila hati kita telah mati, segala kebaikan di depan mata yang Allah bentangkan untuk menjawab permintaan kita memohon jalan yang lurus, pasti terhijab dari pandangan mata.

Mari Kita Duduk Dan Beriman Sejenak

Hidayah tidak akan datang bergolek. Kerana dalam siri kehidupan ini, kita sentiasa dicenderungkan oleh dua tarikan; 1. Tarikan iman, 2. Godaan syaitan. Kerana hal inilah maka iman kita saban hari ada naik dan turun, ada pasang dan surut. Maka kerana itulah kita perlu senantiasa muhasabah diri dan memeriksa hati dan iman kita seperti yang diungkapkan oleh Mu’az bin Jabal ketika mengingatkan sahabat-sahabatnya melalui kata-katanya yang cukup terkenal “marilah kita duduk untuk beriman sejenak”

Hidupkan Semula Hati

Soalnya bagaimana menghidupkan semula hati yang telah mati? Bawalah hati itu mendekati tuhan, pasti kita akan merasa tenang (Ar-Ra’d:28).

Larikan diri seketika daripada kesibukan dunia yang saban hari meletihkan dan melelahkan kita dengan pelbagai kerenah manusia yang tidak henti-henti. Duduklah sejenak dan renungkan ke dalam dasar hati, dan muhasabah kembali tujuan kita hidup di dunia ini dan halatuju kita selepas mati.

Bukankah Rasullullah mengajar kita bahawa dosa kejahatan itu ialah yang meresahkan hati, dan semestinya hati yang resah dengan dosa ialah hati yang terpandu oleh kesedaran bertuhan. Maka mulakanlah langkah perubahan anda (jika anda ikhlas mahu berubah), dengan mencari hati anda kembali.

“carilah hatimu pada tiga tempat. Cari hatimu sewaktu bangun membaca Al-Quran. Jika kau tidak temui, cari hatimu ketika mengerjakan solat. Jika kau tidak temui, cari hatimu ketika duduk bertafakur mengingati mati. Jika kau tidak temui juga, maka berdoalah kepada Allah, pinta hati yang baru kerana hakikatnya pada ketika itu kau tidak mempunyai hati!”
Imam al-Ghazali
Hidayah Perlu Dicari Dengan Mata Hati

Akhir kalam, sedarlah hidayah itu takkan datang bergolek dan ibrah pengajaran yang Allah tunjukkan perlu ditanggapi dengan mata hati. Dan semestinyalah hati itu perlu ikhlas mengharapkan redha Allah.

Jika anda masih tega menunggu keajaiban berlaku, sehingga tiba-tiba terlukis di langit nama anda; contohnya “Nur tutup aurat”, baru anda hendak menggagau mencari tudung, maka teruslah menunggu dan menunggu.
Atau jika anda masih tega menyalahkan orang-orang yang berdakwah kepada anda disebabkan ketidaksempurnaan atau kesalahan mereka, teruskanlah! Kerana di akhirat kelak, Allah tidak akan bertanya tentang mereka, tapi tentang amal yang anda lakukan.

Janganlah nanti di akhirat kelak baru kita hendak berlagak sombong memarahi syaitan dan golongan pendosa yang menjerumuskan kita ke lembah maksiat (Fussilat:29), sedangkan di dunia ini anda merelakan diri menjadi hamba mereka yang bertuhankan nafsu.

Berhentilah mencari syurga di pintu neraka, kerana jika tersilap langkah kekallah kita di dalamnya. Berubahlah sebelum terlambat, sebelum ajal dijemput tuhan. Fikir dulu sebelum melangkah, anda mampu mengubahnya!


Sumber Klik

0
Komen

Faktor Penyebab Anak Mendusta Dan Mencuri

OLeh Wanita2U



ANAK dalam tahap awal pertumbuhannya kadangkala suka berkata bohong dengan menceritkan sesuatu yang tiada buktinya. Ia menceritakan kepada rakan-rakannya bahawa ayahnya membeli kereta baru. Ia bercerita juga bahawa ibunya membeli baju yang cantik. Atau mungkin ia bercerita kepada ibunya tentang binatang yang menemaninya berjalan.



Atau ia berbohong dengan cara menutupi peristiwa yang sebenarnya. Seperti ketika seorang anak mengatakan bahawa temannya telah memecahkan kaca. Atau ia tidak mengaku bahawa ia telah bertindak kasar terhadap saudaranya.



Semua jenis dusta ini bukan sifat semulajadi anak tersebut, sebab pada dasasrnya ia dilahirkan dengan membawa sifat seorang yang jujur. Maka anak terebut mustahil menjadi pendusta kalau tidak ada faktor yang mendorongnya berbuat demikian.


Beberapa faktor yang menjadi pendorong mengapa seseorang anak berdusta;



1. Untuk Menarik Perhatian

Ketika si anak berbicara di hadapan ibunya dalam tahap awal perkembangannya, ia mungkin akan membicarakan hal-hal yang tidak wujud, demi menarik perhatian kerana ia merasakan bahawa ayah dan ibunya tidak mahu memberi perhatian ketika ia berbicara seperti seorang dewasa.

2. Untuk Menghindari Hukuman

Kalau siibu bertanya mengapa adiknya terluka atau bajunya kotor maka mungkin ia tidak akan mengatakan perkara yang sebenarnya. Ia mengaku tidak melakukan semua hal tersebut, padahal hatinya ingin mengatakan apa yang sebenarnya. Tetapi mungkin kerana takut akan mendapat hukuman maka ia terpaksa menutupinya dengan berdusta. Semakin galak dan keras sikap orangtuanya maka semakin berani pula ia berdusta.

3. Meniru Gaya Orang Tua

Anak kecil selalu meniru dan mengikuti perilaku orangtua. Kalau ia mendengar ibunya mengatakan tidak kelaur rumah kepada ayahnya, sedangkan ia tahu ibunya keluar ke rumah jirannya. Atau ia menyaksikan ayahnya menghormati pemimpin ketika bertemu tetapi mencaci dan mencemuh ketika pemimpin itu sudah tiada. Maka perbuatan-perbuatan itu akan ditiru oleh si anak ketika ia bermasaslah dengan ayah atau ibunya.

Kesan Dari Berdusta

Mencegah anak supaya tidak berbuat dosa adalah hal yang mesti dilakukan seawal yang mungkin kerana dusta itu berbeza dengan perilaku-perilaku buruk yang lain. Dusta atau berbohong akan menyebabkan pelakunya dengan sewenang-wenangnya melakukan perbuatan tercela yang lainnya, tiada bezanya dengan penyakit Aids yang menyebabkan kehilangan kekebalan sehingga si penderita akan dijangkiti denga  penyakit yang lain,

Sebagaimana ucapan Imama Hasan Askari as, "Keburukan itu disimpan di suatu tempat dan dusta adalah pembukanya."

Kebohongan, samada yang kecil ataupun besar sememangnya tidak boleh dianggap kecil/enteng kerana dampaknya amat dahsyat. Orangtua hendaknya tidak memberi contoh yang buruk dan tidak memberi jalan supaya ia mahu melakukan dosa. Imam Sajjad as mengatakan, "Waspadailah dusta kecil dan besar baik ketika serius atau sambil main-main kerana jika seseorang tidak malu melakukan dusta kecil maka ia akan berani melakukan dusta besar."

Mengapa Anak-Anak Suka Mencuri

Mencuri adalah perbuatan yang burukl baik menurut pandangan umum atau agama. Jika anda memiliki anak-anak yang suka melakukan perbuatan sedemikian maka yang utama kita harus membezakan usia anak, antara yang baru berusia 3 tahun dan yang berusia di atas 5 tahun. Anak berusia 3 tahun belum dapat membezakan antara yang baik dengan yang buruk. Kerana ketika se usia sebegitu ia mencuri masih bisa dianggap bukan perbuatan buruk.


Untuk anak-anak yang baru berumur 3 tahun belum tiba masanya untuk dimaki dan dimarahi selama mereka belum memahami erti dari perbuatan mencuri dan ia tidak tahu bahawa barang yang diambil itu perlu mendapat izin dari tuan empunya. Atau katakan bahawa tidak baik mengambil barang orang lain tanpa keizinan, seperti juga kita tidak ingin orang lain mengambil barang dari kita.

Sementara bagi anak yang berumur di atas 5 tahun, maka itu juga tidak bererti ia tidak mendapatkan pendidikan yang baik. Kerana mungkin sahaja orang tuanya pelit.

Kalau begitu faktor apa sahaja yang membuuat si anak mendorong si anak melakukan kegiatan mencuri?

Kami akan menyebutkan beberapa faktor yang mendorong sang anak melakukan perbuatan mencuri;

1. Hubuingan yang gersang antara orangtua dan anak;
2. Anak tidak merasa puas keperluan emosinya;
3. Anak tidak mendapatkan perlakuan yang baik dari orangtuanya;
4. Perlakuan yang sangat keras dari orangtuanya dalam tahap awal perkembangannya;
5. Anak merasa tertekan secara emosionalnya.

Dalam tahap perkembangan kedua hal-hal seperti ini biasanya mendorong si anak  mencuri, khususnya ketika sudah berusia 7 tahun. Ia melakukan perbuatan itu untuk membalas sakit hati kerana perlakuan keluarganya atau kerana merasa ada sesuatu yang terampas darinya secara emosional atau tidak ada kehangatan dari keluarganya.

Merasakan Dikucilkan

Perasaan diabaikan atau dikucilkan dalam tahap kedua dari perkembangan anak adalah perkara yang gawat kerana saat-saat itu ia harus mendapatkan tempat di tengah-tengah orang-orang dan teman-temannya. Ia mencuri untuk menyenangkan sahabat atau menarik simpati dan kasih sayang dari mereka kerana ia merasa lemah. Atau ia mencuri juga untuk membanggakan diri di hadapan teman-temannya supaya dianggap sebagai orang yang berani sebagaimana yang ia sangkakan.

Apakah sikap kita terhadap anak-anak yang suka mencuri?

Anak-anak yang suka mencuri dalam tahap kedua dari perkembangannya, selama ia masih tinggal bersama orangtua yang tidak pelit, maka anak-anak seperti ini sangat mudah untuk diatasi dengan mencegahnya dari awal, memberikan perhatian, kehangatan dan kelimpahan emosional serta membantu berinteraksi dan bergaul dengan teman-teman yang baik akhlak untuknya.

Para orangtua harus memberikan perhatian yang sangat besar kepada anak-anak mereka yang telah mencapai usia 5 tahun. Tidak perlu memperlakukan mereka dengan kasar dan keras tetapi cukup dengan hanya memberikan pengertian bahawa perbuatan tersebut sangat tidak terpuji. Berikan penjelasan bahawa barang yang mereka ambil itu harus dikembalikan kepada tuan empunya.

Adalah merupakan satu kesalahan besar mempermalukan anak yang melakukan pencurian dengan mengumumkannya atau menyebarkan kepada orang lain, kerana perbuatan itu hanya akan mendorong si anak itu untuk mencuri dengan skala yang lebih besar dan ia lebih terdorong untuk membalas dendam kepada orang yang merendah-rendahkannya, mempermalukannya atau menuduhnya.

Sumber: Syiar edisi Muharram 1427H; terjemahan Nano Warno dari Asbabul Kidzi'inda 'Athfal dan Asbabul Kidzbi 'inda 'Athful.


0
Komen

Fenomena Bulan Besar

"Sabtu, malam ini 19 Mac 2011, sesuatu yang menarik tentang bulan. Di anggarkan malam ini dan dalam 5 hari akan datang ini, jarak antara bumi dan bulan hanya sekitar 221.567 mil atau 356.578 kilometer. Fenomena ini disebut ‘lunar perigee‘ atau para astrologi menggelarnya ‘supermoon‘.

Fenomena Supermoon ini sering kali dikaitkan dengan ancaman sejumlah bencana seperti ombak besar, letusan gunung berapi, bahkan gempa bumi.Benarkah supermoon akan membawa bencana bagi bumi?
Sebelum dan selepas 2 supermoon berlaku, beberapa kawasan di dunia telah ditimpa bencana alam.
Malam Krismas 1974, negara bahagian Darwin, Australia dilanda angin taufan Tracy. Taufan dengan kelajuan maksimum 240 kilometer per jam itu mula terbentuk pada 21 Disember, bertiup kencang pada malam Krismas, 3 hari kemudian dan menghilang pada 26 Disember 1974.


Kemudian adalah peristiwa Tsunami Acheh, Disember 2004. Dua minggu kemudian-atau awal Januari 2005-bumi dihampiri Supermoon.
Tetapi menurut ahli astronomi bahawa khabar angin itu adalah tidak saintifik, Supermoon tidak bererti bencana. Itu hanya kedudukan biasa. Orbit benda langit memang ada di jarak yang terdekat (perigee) dan terjauh (apogee). Posisi bulan hanya mendekati bumi dan hanya akan berpengaruh pada kesan pasang surut. Posisi bulan mendekati bumi,hanya akan berpengaruh pada kesan pasang surut. “Rata-rata maksimum bergantung keadaan pantainya.”
Namun, Thomas juga mengakui fenomena yang akan terjadi ini tahun ini agak menarik kerana kebetulan masa ini berdekatan dengan bulan purnama.
Dikatakan pada 19 Mac, fenomena lunar perigee yang mengandungi kitaran sekitar 27.3 hari terjadi bersamaan dengan bulan purnama yang muncul tiap 29 hari.
Semasa fenomena lunar perigee dan purnama, permukaan bulan akan kelihatan 14 peratus lebih besar dan 30 peratus lebih terang dari bulan purnama biasa.
Pete Wheeler dari International Centre for Radio Astronomy juga membantah anggapan bahawa supermoon bakal membawa bencana. “Tak akan ada gempa bumi atau gunung meletus,” kata dia seperti dimuat News.com.au, Jumaat, 4 Mac 2011. “Kalau memang itu terjadi, itu sudah ditakdirkan.”
Sementara itu, pakar bumi dan planet dari Adelaide University, Dr. Victor Gostin punya pendapat agak berbeza. Dia mengatakan, selama ini ramalan cuaca, gempa bumi, gunung meletus, dan bencana alam yang lain berdasarkan konfigurasi planet tidak pernah tepat sepenuhnya. Namun, menurut dia mungkin ada suatu hubungan antara gempa bumi berskala besar berdekatan khatulistiwa dan keadaan bulan. “Analoginya seperti pasang surut air laut, pergerakan bumi akibat graviti bulan boleh mencetuskan gempa bumi.”
Apakah Benar Supermoon Ada Kaitannya Dengan Tsunami Jepun?
Seorang Blogger, Daniel Vogler, dalam tulisannya di AccuWeather mendedahkan fakta kalau terakhir kali fenomena Supermoon muncul pada 10 Januari 2005, hampir 2 minggu selepas gempa dahsyat 9.0 SR yang melanda Acheh. “Jadi waspadalah, sesuatu yang ‘besar’ boleh terjadi saat-saat ini,” ujar Vogler dalam tulisannya tersebut.
Sebelumnya, Supermoon pernah terjadi pada tahun 1955, 1974, 1992, dan 2005.
Sementara itu, John Kettley yang seorang pakar cuaca, tidak setuju kalau supermoon ada kaitannya dengan gempa Jepun. Menurutnya, bulan tidak boleh menyebabkan aktiviti geologi, tetapi cuma gelombang tinggi.
Pendapat yang sama seperti ucapan Kettley disampaikan juga oleh Pengelola Pusat Antarabangsa untuk Radio Astronomy, Pete Wheeler. Ia menjelaskan menjelaskan tidak akan ada gempa atau gunung berapi meletup jika memang sudah waktunya. Bumi hanya akan mengalami gelombang tinggi semasa Supermoon.




0
Komen

Betapa kecilnya kita...


Adakalanya kita merasa terlalu bangga dan besar dengan diri sendiri dan kejayaan kita. Tidakkah kita sedar bahawasanya kita ini terlalu kerdil di dalam alam ciptaan Allah SWT ini? Entry ini cuba membawa kita untuk merenung seketika hakikat ini. 

Cuba lihat rajah perbandingan saiz planet bumi di bawah:

Saiz bumi dibandingkan dengan beberapa planet lain.

Di antara lima planet ini iaitu Mars (Marikh), Venus (Zuhrah), Mercury (Utarid) dan Pluto, Earth (Bumi) adalah planet yang paling besar. Kemudian perbandingan saiz Bumi dengan planet-planet yang lain dalam galaksi:

Perbandingan saiz planet-planet dalam galaksi

Bagaimana sekarang? Alangkah kecilnya bumi kita ni dibandingkan dengan planet Jupiter (Musytari) dan planet Saturn (Zuhal). Lihat rajah ini pula:

Saiz Bumi dibandingkan dengan matahari

Jika dibandingkan dengan matahari samalah jika nak bandingkan saiz diri kita dengan seekor semut sahaja. Atau maybe lebih kecil lagi. Tetapi matahari bukanlah bintang yang paling besar. Lihat ni:

                                     Perbandingan saiz matahari dengan Arcturus

Lihat betapa besarnya bintang Arcturus berbanding matahari! Bumi tidak dapat dilihat dalam skala perbandingan ini. Apatah lagi kita? Tapi Arcturus juga bukan bintang paling besar…

Saiz Acrturus dibandingkan dengan Antares

Wow! Gedabap besarnya bintang Betelgeuse dan Antares ni. Memang saje cari nahas la kalau cari gaduh ngan diorang. MasyaAllah!  Ini baru bintang yang dapat dilihat oleh manusia melalui pengetahuan teknologi sekarang ini yang terbatas. Sudah tentu terdapat banyak lagi bintang atau makhluk yang barangkali lebih besar daripada ini. Itu baru ciptaan Allah SWT… kalau kita dah merasai betapa besarnya ciptaanNya di dalam rajah-rajah di atas, maka mengapa kita tak boleh merasai kebesaran penciptanya pula?
Nota Tambahan:
  • Sirius adalah bintang yang paling terang, jaraknya dengan bumi ialah 8.57 tahun cahaya.
  • Arcturus adalah bintang keempat paling terang, jaraknya dengan bumi ialah 36.7 tahun cahaya.
  • Bintang ke 17 paling terang ialah Pollux, 34 tahun cahaya dari bumi.
  • Betelgeuse ialah bintang ke 9 paling terang, 427 tahun cahaya dari bumi.
  • Aldebaran pula jaraknya 65.1 tahun cahaya dari bumi serta 38 kali lebih besar dan 150 kali lebih terang berbanding matahari.
  • Rigel ialah bintang paling jauh dalam galaksi Bima Sakti, iaitu 700 hingga 900 tahun cahaya dari bumi. Cahayanya pula 40,000 kali lebih terang berbanding matahari!
“Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” – Surah Al-Ghafir Ayat 57









Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More